Margoyoso Update - Akibat kemarau panjang, air Sungai Juwana yang mengairi lahan
persawahan petani di Pati menjadi asin.
Akibatnya, bibit tanaman padi
yang telah disebar petani mati.
Musim kemarau panjang yang melanda Pati betul-betul membuat petani
kelimpungan. Pasalnya, selain waduk kering air Sungai Juwana yang selama
ini mengairi sawah petani airnya asin. Akibat asinnya air Sungai
Juwana, bibit padi milik petani di Desa Kosekan, Kecamatan Gabus Pati
mati. Padahal rencananya bibit padi tersebut akan ditanam pada musim
tanam satu bulan Oktober mendatang.
Salah satu petani, Munawar mengatakan akibat kekeringan dan asinnya
air Sungai Juwana bibit padi miliknya mati. Ia terpaksa mencabuti bibit
padi tersebut karena tak dapat digunakan lagi.
Untuk tahun ini saja, petani sudah mengalami kegagalan panen akibat
serangan tikus. Kali ini petani kembali gagal panen karena musim kemarau
yang membuat air Sungai Juwana tidak dapat difungsikan mengairi sawah
petani karena asin. Petani berharap pemerintah segera menggelontorkan
air Waduk Kedungombo sehingga petani dapat menggarap sawahnya.
(Hasanuddin - Pati)